Sejarah Srengseng Indramayu

Sejarah Desa Srengseng dan Legenda 8 (delapan) Sumur Tua

Menurut legenda zaman dahulu, konon diceritakan awal mula Desa Srengseng diawalai pada permulaan abad ke-XIV dari adanya seseorang yang berkelana atau pengembara yang berasal dari Banten, pengelana itu terkenal dengan nama Ki Gede Syekh Royani.


Dalam perjalanannya dari Banten beliau bertemu dengan Ki Wandan, Nyi Mas Karang Tapa, Lebe Mangku dan Syekh Bayan di sekitar wilayah Gunung Jati Cirebon. mereka pun akhirnya melanjutkan perjalanan dan berhenti di sebuah daerah sebelah utara wilayah Cirebon yang berbatasan dengan Kabuputen Indramayu, yakni Desa Srengseng. Akhirnya mereka berempat sepakat untuk menetap dan tinggal di daerah tersebut.

Selama singgah dan menetap didaerah tersebut mereka melakukan pertapaan sebagai kebiasaan orang zaman dahulu. Dalam pertapaannya salah satu dari mereka yang bernama Ki Gede Syekh Royani mendapatkan wangsit/ petunjuk mengenai adanya sebongkah emas yang berbentuk bulat menyerupai grengseng atau kuali besar. Sementara yang lainnya bermimpi menemukan sumber mata air yang airnya keluar sangat deras dan besar sekali.

Lewat mimpinya saking besarnya sumber memancarkan air sehingga harus dibuatkan lubang besar sejenis sumur untuk menampung air tersebut. Sumur-sumur itu dinamakan Sumur Gede, Sumur Andrakiyah, Sumur Lebu, Sumur Mundu, Sumur Ketho, Sumur Sibungkar, Sumur Satria, Sumur Penganten dan Sumur Pondokyang berada di Desa Dukuhjati (sebagai desa pemekaran dari desa srengseng), dan dua sumur tua lagi yang sampai sekarang belum diketahui namanya.

Diceritakan bahwa semua sumur dibuat sebagai penampung air itu di bawahnya menggunakan kayu lamaran (sejenis kayu tua). Pada waktu itu, meskipun dibuatkan lubang sumur untuk menampung air, namun masih mengundang kekhawatiran bagi Ki Gede Syekh Royani dan yang lainnya. Karena bisa saja mengakibatkan adanya kabanjiran di daerah tersebut karena sumber mata air yang begitu deras

CaiRebon
Darma Ayu
Wilalodra
Nyimas Gandasari
Grengseng
Galuh
Pasundan
Padjadjaran


Komentar

Postingan populer dari blog ini

MARS HUBBUL WATHON

Sejarah Cikande

Musyawarah Besar, PPS jema jawilan