Sejarah Cikande
1763 Mas Kantrong melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama Mas Kepe,Mas Kantrong dan Mas Kepe di bantu para tokoh ulama menguasai Cikande yang dulu di namakan Cai Kendi karena Mas kantrong selalu membawa air minum dari kendi yang terbuat dari tanah liat,Beberapa tahun kemudian Mas kantrong berhasil di tangkap lalu di ikat dan di masukan kedalam meriam/jagur dan di ledakan karena kesaktian Mas Kantrong berhasil selamat
Perlawanan di teruskan oleh Mas Zakaria dan berhasil hampir menguasai wilayah yang dulunya di kuasai belanda setelah itu Mas Zakaria kembali melakukan perlawanan di daerah Pandeglang saat ini,yang dulu di kenal daerah pandai besi(pandai gelang)pada tahun 1811 Mas zakaria berhasil menguasai hampir seluruh kota Pandeglang. Mas zakaria berhasil ditangkap dan dipenjarakan oleh Belanda setelah pertempuran sengit. Akan tetapi pada tahun 1827 ia berhasil melarikan diri dan menghimpun kekuatan kembali
Sanak keturunan Mas zakaria ini muncul menjadi pemimpin-pemimpin pada masa berikutnya putra Mas zakaria yaitu Mas Anom, Mas Serdang, Mas Andong dan Mas Jabeng. Mas Serdang, beberapa diantaranya dimakamkan di daerah Serdang (Curug Tangerang), Mas Andong (Garisul Jasinga) dan Mas Jabeng (Panggilingan Jasinga)
Mas Jabeng melakukan perlawanan pada tahun 1839 bersama-sama Ratu Bagus Ali dan Pangeran Kadli. Bupati Serang ikut menggagalkan perlawanan itu.
Namun sebelumnya pada Tahun 1836 muncul perlawanan yang dipimpin oleh seorang wanita yang bernama Nyi Mas Gamparo (Nyimas Gamparan) di daerah Balaraja akan tetapi perlawanan Nyimas Gamparan dapat digagalkan oleh Demang Jasinga yaitu Tumenggung Raden Kartana Nagara karena politik Belanda devide et empera dengan iming-iming Demang Kartana Nagara akan di jadikan Bupati Lebak.
Atas Jasanya ini Maka Demang Jasinga Raden Kartanata Nagara diangkat menjadi Bupati Lebak Ke-2 menjabat dari tahun 1830-1865 menggantikan Pangeran Senjaya
Berikutnya terjadi perlawanan pada tahun 1845 di Cikandi udik yang dipimpin sanak saudara Mas Zakaria yaitu Mas Agus, Mas Mayi, Nuraipa, Mas Cingak, Ki Kamidin, Culang, Ki Arbaya, Saekudin dan Nidiani
MNLCenter™
Penulis :NuLalakon
Sumber :Kalakayjasinga
Sumber :Babad Pamarayan
Komentar
Posting Komentar