GP ANSOR JAWILAN ANTI HOAX


Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Banten mendeklarasikan dan menolak segala bentuk berita bohong atau hoaks yang merajalela di media sosial.

Ketua GP Ansor Provinsi Banten, Ahmad Nuri menilai, berita bohong atau hoaks merupakan musuh agama, musuh bangsa dan musuh rakyat yang harus diperangi bersama-sama.

"Dari segi agama bahwa fitnah lebih kejam dari membunuh, orang yang melakukan hoaks sudah merusak tatanan kebangsaan dan kerakyatan," kata Nuri setelah deklarasi di Pondok Pesantren Al-bustaniah, Kota Cilegon, Jumat (16/3) sore.

Ia mengungkapkan, hoaks dapat diperangi dengan berbagai cara, salah satunya melalui kesadaran masyarakat, sehingga ketika masyarakat akan menyebarkan berita yang terindikasi bohong, bisa dilakukan klarifikasi terhadap kebenaran berita tersebut.

"Peran negara juga harus hadir melalui penegak hukum. Aspek pengawasan harus ditingkatkan. Sesekali yang melakukan hoaks dan terindikasi nyata, sikat, jerat mereka dengan UU ITE," katanya.

Kehadiran negara, lanjutnya, menjadi sebuah proteksi terhadap umat dan masyarakat lewat penegakan hukum yang cepat tanggap terhadap persoalan hoaks.

Ia  berharap kepada seluruh elemen masyarakat agar lebih selektif dalam mencerna informasi yang beredar di media sosial, sebab menurutnya, tidak semua informasi yang beredar di media sosial adalah benar.

"Sebelum menyebarkan, cari kebenarannya dulu dengan baik, sehingga tidak ada lagi berita hoaks," harapnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Listiyo Sigit Prabowo menerangkan, untuk meminimalisir penyebaran berita hoaks pihaknya telah membentuk Satgas Nusantara yang bertugas mengawasi berita-berita hoaks yang berkembang di masyarakat.

"Yang jelas untuk kepolisian, sudah dibentuk Satgas Nusantara, tugasnya ketika ada berita hoaks kita berusaha jangan sampai ada keresahan di masyarakat, melakukan langkah bersifat prefentif, pencegahan melalui cyber patrol, kita cek di internet akun yang mengarah hoaks, kita lokalisir," terangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MARS HUBBUL WATHON

Sejarah Cikande

Musyawarah Besar, PPS jema jawilan